
Schwarzwald in winter
Kue dengan taburan cokelat di atasnya, cream beraroma rhum dan buah cherry menghiasinya. Yup, itu kue Black Forest. Nama Black Forest tak asing bagi saya, karena bibi saya adalah seorang pengusaha toko kue ternama di kota Bandung. Black Forest bikinan bibi rasanya cocok dengan selera saya, rasa manisnya pas, bentuknya pun menarik.
Bulan Januari tahun ini saya berkesempatan pergi ke negara bir(Jerman red)untuk liburan sekaligus mengunjungi calon suami saya yang sedang bekerja sebagai Gaztarzt (guest doctor red) di kota Heidelberg. Sebelum saya berangkat ke sana, dia telah mengatur semua perjalanan-perjalanan yang akan kami tempuh bersama. Dan dia sempat berkata :" Nanti kita ke Black Forest..". Jujur saja, saat itu yang saya bayangkan adalah sepisin kue bolu bertabur cokelat, white cream dan cherry. Tapi kemudian ia menceritakan bahwa kue Black Forest itu diciptakan oleh seorang yang terinspirasi oleh hutan cemara di suatu daerah di Jerman sebelah selatan. Black Forest dalam bahasa Jerman "Schwarzwald" memang berarti "hutan hitam". Disebut demikian karena daerah tersebut dipenuhi oleh hutan cemara yang lebat dan daunnya berwarna gelap itu.
Original Schwarzwaldtorte
Di lokasi Schwarzwald, kami mengunjungi empat kota yaitu Konstanz, Freiburg, Titisee dan Triberg. Kami menempuh semua perjalanan dengan naik kereta, di dalam kereta, kita bisa melihat the real Black Forest, indah sekali, apalagi saat kami pergi ke sana semua hutan tertutup salju, jadi teringat kue Black Forest yang di atasnya ditaburi gula tepung. Lucunya, di kota Triberg, kami menemukan sebuah cafe, di kaca depannya ada sebulan kertas bertuliskan "Come and try our delicious Black Forest Cake from original recipe", tanpa ragu-ragu lagi, kami masuk ke cafe tersebut dan langsung memesan dua potong Schwarzwaldtorte (black forest cake red). Rasanya, ruarrrr biasaaaaa! Ternyata, kue Black Forest yang asli bukan memakai rhum, tapi kirschwasser (bahasa Jerman, yang berarti "cherry water", minuman beralkohol yang terbuat dari buah cherry). Di bagian tengah bolu ada satu lapis cream berwarna keunguan berisi buah cherry, di bagian itulah kita bisa menemukan rasa kirschwasser sesungguhnya yang sangat tajam dan menyengat .
Makan Black Forest cake di tempat asalnya akan menjadi kenangan tak terlupakan bagi kami.
Thursday, July 9, 2009
Makan Kue Black Forest di Black Forest
Labels: Europe Series
Posted by Veronica Vania at 6:23 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment