Monday, May 3, 2010

Grande Île, Wonderful Strasbourg





Place Kléber

Hari raya “Tiga Orang Majus dari Timur“ (Jerman : Heilige Drei Könige) setiap tanggal 6 Januari merupakan hari libur nasional di Jerman. Hari itu, kami berkesempatan pergi mengunjungi satu kota di Perancis timur, Strasbourg (Jerman : Straßburg). Kota Strasbourg yang terletak di dekat perbatasan Perancis-Jerman itu, dikenal dengan sebutan Grande Île (Grand Island) dan sudah ditetapkan sebagai World Heritage oleh UNESCO sejak tahun 1988. Kami dari Heidelberg naik kereta pukul 6 pagi menuju Karlsruhe. Kemudian pukul 7.30 melanjutkan perjalanan dari Karlsruhe langsung menuju Strasbourg. Sampai di Strasbourg kira-kita pukul 10 pagi, cuaca agak mendung dan dingin karena memang hari itu turun sedikit salju.




Le Petit France

Dari stasiun Gare de Strasbourg, kami langsung menuju ke Place Kléber (diambil dari nama Jean-Baptiste Kléber, seorang Jenderal tentara Perancis selama perang Revolusi) yang merupakan lapangan pusat kota Strasbourg. Saat kami tiba di sana, masih ada pohon Natal dan hiasan-hiasannya yang begitu indah, membuat kami tetap merasakan suasana Natal walaupun sudah lewat 3 minggu. Dari Place Kléber kamu berjalan ke arah timur dan sampailah di Strasbourg Catedral (Catedral of Our Lady of Strasbourg), bangunan gereja Katolik Roma nan megah bergaya gothic dan berwarna cokelat kemerahan. Sayangnya, saat kami masuk ke dalamnya, interior ruangan gereja sedang dalam proses renovasi, sehingga agak kurang baik untuk diabadikan.




Lift Kapal

Salju tipis masih tetap turun, tapi semangat petualangan kami tetap berkobar. Dari Catedral, kami berjalan lagi menuju Sungai Ill yang merupakan anak dari sungai Rhine (sungai terpanjang di Eropa). Kami membeli 2 lembar tiket boat tour dan menyusuri kanal-kanal Sungai Ill selama kurang lebih 1 jam. Hal yang paling berkesan bagi kami adalah saat kami menyaksikan dan merasakan uniiknya “lift kapal”. Lift kapal merupakan sebuah alat atau mesin yang digunakan untuk memindahkan kapal di sungai-sungai atau kanal-kanal yang memiliki perbedaan ketinggian air. Selama menyusuri sungai, kami melewati area Le Petit France (Little France) di mana banyak berdiri bangunan-bangunan kayu berwarna-warni yang sangat khas.




La Cure Gourmande

Setelah boat tour selesai, kami kembali ke daerah Catedral untuk membeli souvenir, karena di sana banyak toko souvenir yang menjual barang-barang kerajinan dengan harga khusus. Kemudian kami mengunjungi sebuah toko cookies bernama La Cure Gourmande yang terletak di sebuah jalan di seberang Catedral. Tokonya menarik, cookies-nya beraneka-ragam dan rasanya enak, bungkusnya pun menarik. Jika Anda adalah seorang pencinta makanan manis, toko ini sangat patut untuk dikunjungi.




Red wine tenderloin

Setelah selesai berbelanja, kami menuju ke sebuah restoran di jalan Rue des Tonneliers (tidak ingat nama restorannya, kami hanya ingat di mana letaknya) untuk makan siang. White wine Pinot Blanc sangat menghibur kami setelah seharian berada di tengah udara yang dingin, satu porsi “sirloin in cream sauce” dan “red wine tenderloin” pun ikut serta mengisi perut kami. Terima kasih Tuhan!



Strasbourg mini cakes
Setelah selesai makan siang, kami berjalan ke arah stasiun dan berkeliling di area pusat perbelanjaan kota Strasbourg dan menemukan beberapa toko kue yang menjual berbagai macam mini-cake yang sangat lucu dan unik. Kami mencicipi beberapa jenis cake, membeli sebuah baguette dan dua buah croissant sebelum akhirnya kembali ke Heidelberg.

Strasbourg, kota yang sangat indah, patut dikunjungi ulang pada musim panas. =)

0 comments: