Tuesday, December 8, 2009

Weihnachtsmärkten, Everyday is Christmas Day





Weihnachtsmarkt di kota Speyer

Terima kasih Tuhan, saya diberi kesempatan untuk datang kembali ke negara sosis (Jerman) dan kali ini sambil merayakan Natal bersama seorang yang special bagi saya.

Hari Natal di Jerman bukan hanya suatu perayaan keagamaan seperti di Indonesia, tetapi juga merupakan suatu bentuk apresiasi kebudayaan. Ikut merayakan Natal negara ini tentunya tak akan terlepas dari keramaian orang-orang lokal di Bazar Natal atau Weihnachtsmärkten. Weihnachtsmärkten atau Christmas Markets dalam bahasa Inggris, adalah street market yang merupakan bentuk perayaan untuk menyambut Hari Natal selama masa Advent yang diadakan di kota-kota di Eropa dan Amerika. Di Jerman, Weihnachtsmärkten dimulai pada akhir bulan November dan berakhir 2 hari sebelum Natal.




Menikmati Glühwein


Dalam 2 hari, saya telah mengunjungi Weihnachtsmarkt di 4 kota, Heidelberg, Speyer, Ludwigshafen dan Mannheim. Setelah saya amati, Weihnachtsmarkt mempunyai ciri dan kesamaan di setiap kota.
Pertama, Weihnachtsmarkt diadakan di sebuah jalan atau area yang agak luas.
Kedua, Weihnachtsmarkt mempunyai banyak stand-stand berdekorasi Natal untuk tempat berjualan.
Ketiga, di setiap Weihnachtsmarkt dijual minuman khas Natal yaitu Glühwein (red wine yang dipanaskan dan dicampur dengan gula, vanilla dll). Dan setiap kota atau setiap stand penjual Glühwein memiliki mug/gelas bergambar lucu yang berbeda-beda. Saat kita membeli 1 gelas Glühwein, kita membayar harga minuman dan gelasnya. Harga rata-rata Glühwein berkisar 2,5-3 euro/gelas, jaminan gelas 1-2 euro. Bila kita mengembalikan gelasnya kepada si penjual, kita bisa mendapatkan kembali uang jaminan gelas tersebut.




Mannheim Weihnachtsmarkt

Keempat, di Weihnachtsmarkt dijual makanan-makanan khas Jerman seperti Wurst (sosis), gebratener Mandeln (kacang goreng), Frikadelle (daging cincang goreng), Kartofelpuffer (gorengan adonan kentang dan saus apel) dll.
Kelima, selain stand makanan, banyak juga stand penjual barang-barang kebutuhan seperti alat masak, pakaian, hiasan rumah dll.
Kelima, di setiap Weihnachtsmarkt disediakan sedikit tempat untuk hiburan anak-anak seperti carousel

Senang sekali rasanya berada di antara keramaian Weihnachtsmarkt. Belum pernah saya merasakan suasana indah seperti itu. Keramaian yang saya lihat setiap hari membuat saya merasakan everyday is Christmas day dalam 1 bulan.

2 comments:

Basuki Pramana said...

Betul, hendaknya kita hidup dengan prinsip "Everyday is Christmas day".

Salut kepada anda yang berjiwa avonturir seperti pacar anda Dr. Muliadi di Heidelberg, Jerman.

Have a nice day.

Veronica Vania said...

Terima kasih, Dok

Have a nice day