Saturday, May 17, 2014

Tips-tips membawa bayi/balita naik pesawat

Bulan januari kemarin anakku (saat itu umur 23 bulan) pertama kalinya naik pesawat dan pertama kali berkunjung ke Indonesia. Saya pun pertama kali naik pesawat dengan membawa anak balita. Terus terang saya agak deg-deg-an karena perjalanan sangat panjang, anakku pun sedang kurang enak badan, jadi takut si anak rewel (yang sudah pasti akan mengganggu kenyamanan penumpang lain). Kami terbang dari Frankfurt menuju Singapore (12 jam). Menginap satu malam di Singapore, keesokan harinya terbang dari Singapore langsung ke Bandung (1.5 jam).

Anak saya tidur selama perjalanan pulang pergi, hanya saja dia sempat menangis karena telinganya sakit ketika pesawat mendarat dan dia tidak mau minum/mengunyah. Tapi saya bersyukur karena perjalanan panjang kami bisa dibilang lancar. Bagi Anda yang akan pertama kali naik pesawat dengan bayi/anak Anda, jangan khawatir. Ternyata membawa bayi naik pesawat tidak sesulit dan serepot yang Anda bayangkan sebelumnya, asal kita mengerti trik dan celahnya. Ada beberapa tips yang akan saya bagikan untuk Anda semua yang akan berpergian bersama bayi/balita naik pesawat.

1. Pilih jam malam
Jika perjalanan sangat panjang (di atas 7 jam misalnya), pilihlah jam penerbangan di malam hari, di waktu jam tidur malam anak sehingga kita pun bisa beristirahat. Jangan ambil penerbangan siang hari jika perjalanan Anda lebih dari 7 jam. Kalau perjalanan Anda hanya 3-4 jam misalnya, Anda bisa memilih jam penerbangan siang, jam tidur siang anak.

2. Membeli tiket
Anak-anak berumur 0-2 tahun membayar harga tiket paling sedikit karena mereka tidak mendapat 1 kursi, Anda akan memangku nya selama perjalanan atau membaringkan mereka di dalam baby bed (basinet). Tetapi jika anak-anak Anda sudah berumur lebih dari 1.5 tahun dan perjalanan Anda cukup panjang, saya menganjurkan Anda untuk membelikan "kursi pesawat" untuk mereka, karena dengan demikian Anda dan anak punya space yang lebih leluasa (tidak perlu dipangku-pangku). Ada airline-airline tertentu yang masih memberikan harga sedikit lebih murah untuk anak berumur antara 2-12 tahun.

3. Booking tempat duduk
Di setiap pesawat tersedia beberapa baris (di bagian depan) dengan space lebih besar yang biasanya diperuntukkan bagi penumpang yang membawa bayi/balita, penumpang lansia, penumpang yang sakit, penumpang pengguna kursi roda dll. Untuk mendapatkan tempat di baris depan tersebut kita dianjurkan untuk memesan (booking) terlebih dahulu dengan cara menghubungi airline melalui telefon atau email (dengan menyebutkan booking code kita) setelah kita membeli tiket, atau minta tolong kepada agen perjalanan tempat kita memesan tiket. Airline akan mengirimkan atau memberitahukan nomor tempat duduk kita. Penumpang yang membawa bayi bisa sekalian memesan basinet (box tempat tidur bayi yang akan dipasang di dinding depan tempat duduk, untuk bayi baru lahir sampai anak dengan berat badan 12 kg) pada saat memesan nomor tempat duduk.

4. Stroller
Jangan khawatir kesulitan untuk membawa stroller ketika akan berpergian naik pesawat. Anda bisa dengan tenang mendorong-dorong stroller dan bayi Anda sampai di ruang tunggu naik pesawat atau bahkan sampai di dalam airbridge (belalai pesawat). Saat sebelum Anda naik ke pesawat, biasanya petugas akan menyediakan kantong plastik besar untuk menyimpan stroller, alangkah baik dan praktis apabila stroller Anda bisa dilipat, berukuran relatif kecil dan ringan (buggy, biasanya untuk anak di atas 1 th). Setelah turun pesawat, silakan menunggu di dalam airbridge, petugas akan mengantar stroller Anda ke tempat Anda menunggu.

5. Susu dan Makanan
Untuk bayi dan anak yang minum susu bubuk, bawalah beberapa botol susu, supaya kita tidak perlu mencuci-cuci botol susu di dalam pesawat, kalaupun Anda terpaksa harus mencuci botol susu saat perjalanan, mintalah tolong kepada pramugari untuk mencucinya dan membilasnya dengan air panas. Bawa juga susu bubuk yang sudah ditakar di dalam botol-botol kecil dalam jumlah yang cukup atau lebih baik dalam jumlah berlebih. Bawalah juga termos air panas berukuran sedang. Saat di dalam pesawat, mintalah air panas atau air dingin kepada pramugari. Saat landing dan take off, berikan anak Anda ASI atau susu/air minum dalam botol atau biskuit atau pacifier (empeng) untuk mencegah sakit di telinga karena perbedaan tekanan udara. Selama perjalanan, kita bisa meminta makanan ringan dan makanan berat untuk anak (biskuit, kue, sandwich, dll), atau makanan bayi (di dalam toples kecil), bawalah juga snack favorit anak Anda jikalau dia tidak suka makanan yang disediakan di dalam pesawat.

6. Popok dan pakaian
Bawalah popok dan pakaian (baju, celana, kaos dalam, jaket dll) dalam jumlah lebih, jika basah atau kotor kita masih punya cadangan. Untuk kepraktisan, jangan gunakan popok kain, gunakan popok sekali pakai. Sediakan jaket/mantel yang agak tebal, topi bayi, kaos kaki atau stocking karena di dalam pesawat udara cukup dingin.

7. Mainan
Jika si kecil tidak tertidur dan supaya dia tidak merasa bosan, bawalah mainan favorit nya, atau bawalah benda2 kecil yang bisa membuat dia sibuk seperti pensil warna dan buku gambar, buku mewarnai, kertas lipat, dll.

8. Obat-obatan
Bawalah obat-obatan yang dibutuhkan anak misalnya paracetamol untuk anak-anak, obat batuk, obat pilek (air garam yang biasanya disemprotkan ke dalam hidung agar tidak mampet), minyak kayu putih/minyak telon, dll.

Daftar barang bawaan keperluan bayi/anak yang harus dibawa ke dalam cabin pesawat:
-Popok (pampers)
-Kantong plastik (untuk pampers kotor)
-Perlak (alas saat mengganti popok bayi agar bayi tidak langsung menyentuh meja tempat ganti popok, alangkah baiknya jika ada alas yang sekali pakai)
-Gendongan bayi (baby sling)
-Cream atau baby body lotion
-Botol susu/botol minum
-Termos
-Susu bubuk
-Snack bayi
-Obat-obatan
-Baju dan celana
-Kaos kaki/stocking
-Topi
-Jaket
-Mainan

Tips tambahan:
- Saat menunggu penerbangan di airport, ajaklah si kecil bermain, supaya dia lelah dan akan tertidur di pesawat.
- Isilah setiap botol susu yang sudah steril dengan air dingin bersih, sehingga saat kita akan memberikan susu kepada anak, kita hanya tinggal menambahkan air panas dan susu bubuknya.
Demikian tips yang bisa saya berikan, semoga bermanfaat dan bisa membantu Anda semua yang akan berpergian bersama bayi dan anak-anak Anda.

0 comments: