Tuesday, June 25, 2013

Arsitektur Indah di kota tua Colmar

Hari Senin tanggal 22 April lalu, saya dan keluarga pergi mengunjungi salah satu kota di daerah Alsace, Perancis yaitu kota Colmar, yang juga salah satu kota penjaring turis di Perancis karena arsitektur uniknya. Perjalanan dari Heidelberg menuju Colmar dengan mobil memakan waktu kurang lebih 2 jam. Sesampai di sana pagi hari kami menuju hotel, kemudian berjalan kaki dari hotel menuju ke pusat kota. Hotel berada di jalan Route de Bale, kira-kira 20 menit dari pusat kota dengan berjalan kaki.

Awalnya berencana hari Minggu untuk berangkat ke sana, tapi kami pikir hari Minggu di sana akan sepi karena toko-toko banyak yang tutup (pengalaman di Jerman, karena di Jerman toko-toko libur pada hari Minggu), ternyata datang ke Colmar pada hari Senin adalah sebuah keputusan yang salah. Di Colmar, sebagian toko-toko bahkan restaurant yang tutup pada hari Senin. Saat itu kami agak kesulitan mencari makan. Sebelumnya saya sudah mengincar beberapa restaurant di sana yang dinilai baik dan sangat populer di kalangan orang-orang pecinta kuliner. Tapi di antara beberapa restaurant tersebut, satupun tidak ada yang saya coba karena semuanya tutup. Akhirnya karena siang hari kita sudah lapar sekali, kita masuk ke sebuah restaurant Italia bernama Le Petite Schlossberg, ternyata makanannya pun enak dan porsinya agak banyak.
Setelah makan siang, kami punya tenaga lagi untuk menjelejahi kota itu. Atraksi utama kota ini adalah arsitektur kota tua ini, bangunan-bangunannya unik bentuknya dan indah karena warna-warnanya. Di sana juga ada beberapa museum seperti Unterlinden Museum dan Bartholdi Museum (Bartholdi adalah seorang pemahat Perancis yang merancang patung Liberty di New York, AS). Kami tidak masuk ke museum karena kami hanya punya waktu 1 hari di sana dan kami hanya ingin menikmati keindahan arsitektur kota ini.
Pada awalnya kami bingung ke mana kami harus berkeliling untuk melihat keseluruhan kota tua ini. Tapi pada akhirnya kami menemukan mobil-mobil pariwisata berwarna hijau yang disambung berbentuk kereta bernama Petit Train Touristique de Colmar, yang berpusat di depan Museum Unterlinden (alamatnya 2 rue Chauffour), dan kami ikut naik mobil tersebut dengan biaya 6 euro per orang, perjalanan sekitar 35 menit. Di dalam mobil tersebut kita bisa mendengarkan sejarah kota tersebut dalam berbagai bahasa (menggunakan headphone). Mobil ini melewati tempat-tempat terkenal di Colmar seperti Le Petite Venise (Little Venice, kanal seperti di kota Venice, Italia), Saint Martin Church (gereja tua berwarna merah keemasan), Koifhus (Old House), Fontaine Schwenti (air mancur kecil dengan patung Bartholdi di tengahnya).
Sehabis itu, kami berjalan lagi menyusuri area pertokoan di seberang gereja Saint Martin dan di daerah dekat Koifhus. Di sana banyak toko souvenir unik dan patisserie yang menggoda. Untungnya toko souvenir dan toko makanan banyak yang tidak tutup pada hari Senin. Kami masuk ke sebuah patisserie bernama Thierry Mulhaupt Patisserie yang beralamat di 6 Place de l‘École (alamat website http://www.mulhaupt.fr/en/patisserie-mulhaupt-colmar-55.html). Penasaran mencoba beberapa potong kue dan sekotak macarons dengan 12 macam rasa, ternyata semuanya enak, fresh dan harganya masih terjangkau. Sebenarnya kami sudah berencana mendatangi sebuah Patisserie bernama Gilg di 60 Grand-Ruhe (tidak jauh dari Le Petite Venise), tapi kami terlalu sore tiba di sana, jadi kami hanya melihat dari luar saja.
Le Petite Venise
Untuk makan malam, kami mencoba makanan khas Alsace di sebuah restaurant dekat Unterdenlinden Museum bernama Pfeffel (http://www.unterlinden.com/). Restaurant ini mudah ditemukan karena letaknya di pusat keramaian dan bangunannya mencolok berwarna merah dengan jendela berwarna hijau. Makanannya enak dan porsinya pas, pelayannya pun ramah, toiletnya sangat bersih, harganya tidak terlalu mahal. Hampir di semua restaurant di Colmar, kita bisa meminta petunjuk dalam memilih jenis dan rasa wine yang kita suka. Setelah makan malam, kami berjalan ke Le Petite Venice sekalian ke arah hotel, indah sekali Le Petite Venise di siang dan malam hari. Kunjungan ke Colmar perlu diulang mengingat kami belum puas menjelajahi toko-toko dan makanan di sana. Ingat, jangan datang pada hari Senin!