Lonely Planet Europe
Setiap orang mempunyai cara masing-masing untuk menikmati liburan di suatu tempat baru. Sebagian orang suka kepraktisan, maka mereka memilih untuk bergabung dengan group yang dibentuk oleh sebuah agen perjalanan. Mereka pergi mencari informasi perjalanan-perjalanan, lalu memilih rute yang menarik dan jadwal yang tepat, mendaftarkan diri, membayar, menyiapkan barang bawaan, berkumpul di bandara dengan peserta lain dan pemandu wisata lokal, kemudian berangkat. Semua sudah disiapkan oleh agen. Tapi sebagian orang memiliki jiwa petualang, punya banyak waktu dan tidak takut akan kesulitan dan masalah, orang-orang ini biasanya lebih menyukai "travelling tanpa jasa agen" alias "travelling sendiri" atau "backpacking".
Tetapi saya pikir, tidak semua negara bisa dijadikan tempat tujuan backpacking (dengan alasan keamanan maupun ketidakpraktisan transportasi). Berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya, inilah sedikit informasi tentang negara-negara atau tempat-tempat yang cocok atau atau tidak cocok untuk dijadikan tujuan backpacking.
SANGAT COCOK
Alasan : transportasi sangat praktis, lingkungan aman
Alat transportasi : kereta, bus, subway, trem, taksi
1. EROPA (Jerman, Belanda, Perancis, Italia, Austria, Swiss, Belgia, dll)
2. JEPANG
3. KOREA
COCOK
Alasan : transportasi praktis, lingkungan cukup aman
Transportasi : kereta, bus, subway, taksi
1. CHINA (Beijing, Shanghai)
2. BALI
KURANG COCOK
Alasan : transportasi praktis, lingkungan tidak aman
1. CHINA (provinsi Guangdong)
TIDAK COCOK
Alasan : daerah masih primitif, transportasi tidak praktis, lingkungan kurang aman.
Alat tranportasi : bus, taksi
1. CHINA (daerah sebelah barat seperti Provinsi Xinjiang)
2. INDONESIA
Saya sendiri pernah melakukan kedua cara berlibur tersebut, di bawah ini adalah beberapa keuntungan dan kerugian yang saya alami dari kedua cara di atas, dalam artikel ini saya juga ingin menyajikan beberapa tips.
Stop Kontak Multifungsi
BACKPACKING
Keuntungan:
- Mengatur tempat sendiri. Sebelum memulai perjalanan, kita bisa memilih tempat-tempat mana yang kita sukai dan ingin kita kunjungi.
- Mengatur waktu di tempat tertentu. Dengan bepergian sendiri, kita bisa mengatur berapa lama waktu yang ingin kita habiskan di suatu tempat khususnya di tempat-tempat favorit.
- Mencoba makanan lokal. Menurut pengalaman, makanan yang disediakan oleh travel agent tidak selalu makanan khas tempat tersebut, oleh karena itu, pada saat kita melakukan backpacking, kita bisa menjelajahi restoran-restoran atau makanan-makanan khas di suatu tempat.
- Mengenal kebiasaan, budaya, orang-orang setempat. Dengan bepergian sendiri, kita bisa lebih masuk ke lingkungan setempat dan punya kesempatan untuk mengenal orang-orang lokal dan kebudayaannya.
- Melatih kemampuan kita dalam berbahasa asing, membaca peta, bernavigasi dengan kompas, dll.
Kerugian:
- Lebih besar kemungkinan untuk salah jalan alias kesasar.
- Mengurus dokumen perjalanan dan membeli tiket, mencari dan memesan hotel dilakukan sendiri.
- Bila tidak jeli dengan promosi-promosi tiket atau hotel, terkadang biaya yang dikeluarkan bisa lebih mahal daripada bila ikut travel agent.
Maps & Compass on iPhone
Tips:
- Colokan listrik (stop kontak) multifungsi. Ada beberapa negara yang punya bentuk stop kontak yang berbeda dengan di Indonesia. Sangatlah baik jika Anda punya stop kontak multifungsi, sehingga saat bepergian Anda dapat dengan mudah men-charge handphone dan kamera.
- Perhatikan ramalan cuaca sebelum berangkat, dan bawalah pakaian yang sesuai.
- Ada baiknya Anda memiliki buku petunjuk-petunjuk lengkap suatu tempat (negara). Buku travelling yang terkenal adalah Lonely Planet, yang tersedia dalam berbagai bahasa dan menyajikan informasi-informasi lengkap seperti transportasi, hotel, tempat wisata di negara=negara di dunia. Buku ini juga menyajikan beberapa frase atau kalimat sederhana yang seringkali dipakai dalam dunia pariwisata dalam bahasa negara tersebut.
- Peta dan kompas sangat dibutuhkan saat Anda melakukan backpacking trips. Akan lebih praktis bila Anda punya peta dan kompas elektronik seperti applikasi yang terdapat dalam iPhone. (Pada umumnya peta kota bisa Anda dapatkan secara cuma-cuma di stasiun kereta, bandara, atau hotel).
- Sebelum Anda pergi, ada baiknya Anda membaca dan mengetahui tentang tempat tersebut baik budaya maupun sejarahnya. Saat Anda sampai di tempat itu, saya rasa Anda akan lebih terkesan.
TRAVEL AGEN
Keuntungan :
- Sangat kecil kemungkinan Anda untuk salah jalan (nyasar)
- Tidak perlu "pusing" dengan urusan membeli tiket, visa, hotel dan tempat-tempat wisata.
Kerugian :
- Semua tempat dan waktu sudah ditentukan, tidak fleksibel.
- Waktu di setiap tempat hanya sedikit, kita terkadang menjadi tergesa-gesa dan tidak bisa menikmati.
- Jadwal pada umumnya padat dan seringkali membuat kita lelah.
Tips :
- Tanyalah dengan jelas kepada agen apa yang sudah termasuk dalam biaya tour dan apa yang tidak/belum termasuk. Secara umum biaya tour sudah termasuk tiket pesawat, hotel, makan, dan belum termasuk tip untuk sopir dan tour guide. Dan juga seringkali ada beberapa tempat wisata di mana Anda harus mengeluarkan uang untuk tiket masuk.
- Mintalah jadwal acara kepada agen.
Demikianlah sedikit informasi dari saya, semoga bisa membantu Anda.
"Tuhan menciptakan dunia dengan sangat indah, pandang dan nikmatilah!"
Saturday, January 1, 2011
Backpacking (or Travel Agency) ?
Labels: Random Series
Posted by Veronica Vania at 2:01 AM 0 comments
Subscribe to:
Comments (Atom)
