Sunday, February 7, 2010

What is your choice?





Backpackers

Saya lahir dan dibesarkan di Indonesia (tepatnya kota Bandung), setelah lulus SMA saya memulai kuliah di kota Beijing, Tiongkok. Dan dari sana saya mulai menyukai apa yang disebut dengan "melancong" atau "bertamasya" atau "travelling". Selama hampir 7 tahun hidup di Tiongkok, saya selalu memanfaatkan liburan dengan bepergian ke luar kota. Sampai saat ini, saya sudah mengunjungi lebih dari 30 kota di Tiongkok. Saya pun sempat berkunjung ke Jepang, Korea dan Eropa dalam liburan-liburan yang panjang seperti liburan musim dingin dan musim panas.

Segala hal di dunia ini pasti ada nilai positif dan negatifnya, ada bagian yang enak dan yang tidak enak. Maka dalam artikel kali ini, saya ingin berbagi pengalaman tentang sisi positif dan negatif bidang pariwisata Indonesia, Cina, Jepang, Korea maupun Jerman (mewakili Eropa).





Uluwatu, Bali

Indonesia
Transport : Kurang praktis. Karena di dalam kota tidak tersedia MRT yang bisa mengantar orang-orang ke suatu tujuan secara cepat tanpa diganggu kemacetan lalu lintas.
Safety : Relatif kurang. Terutama di dalam kendaraan umum dan di jalanan.
Cleanliness : Cukup. Kebersihan di rumah makan dan hotel-hotel kecil di kota-kota besar di Indonesia pada umumnya cukup baik, hanya saja di daerah-daerah tertentu di perkotaan kurang aman.
Hotels : Cukup nyaman. Tetapi ada baiknya menghindari hotel tanpa 'bintang'.
Culinary : Sangat bervariasi. Indonesia adalah surga kuliner, Anda bisa membuktikannya sendiri.
Friendliness : Baik.
Cost (overall): Terjangkau.





Forbidden City Beijing


Cina
Transport : Cukup praktis. Tersedia kereta api dari kota-kota besar dan kecil. Bila bepergian ke desa atau daerah yang masih asli, biasanya tersedia bus-bus umum atau taksi.
Safety : Kurang. Terutama dalam berbelanja dan bertransportasi. Pintar-pintarlah menawar harga barang, dan hindari naik taksi 'gelap'.
Cleanliness : Kurang. Toilet umum di kota-kota di Cina terutama di kota kecil masih sangat primitif. Siapkan selalu tissue berparfum selama bepergian di Cina.
Hotels : Kurang nyaman. Bila Anda punya uang yang cukup, ada baiknya menghindari hotel tanpa 'bintang'.
Culinary : Bervariasi. Pilihlah restaurant pelayan-pelayannya berseragam.
Friendliness : Kurang. Jadilah orang yang cuek selama berada di Cina.
Cost (overall): Terjangkau.





Osaka Castle
Jepang (Tokyo, Kyoto, Hiroshima dan Osaka)
Transport : Praktis. Jangan khawatir untuk bepergian di Jepang. MRT di kota-kota besar, bus umum dan trem semuanya tersedia dengan rapi.
Safety : Baik.
Cleanliness : Sangat baik. Anda tidak perlu khawatir akan kebersihan di negara Jepang, baik makanan maupun tempat-tempat umumnya.
Hotels : Sangat nyaman.
Culinary : Sangat bervariasi. Jepang termasuk negara yang berbudaya "makanan" yang unik, umumnya rasanya pun cocok dengan selera orang Indonesia. Setiap kota di Jepang mempunyai makanan khas sendiri-sendiri dan mempunyai budaya makanan unik yang bisa dilihat dari proses pembuatan makanannya. Mungkin ini juga yang membuat harga makanan di Jepang sangatlah mahal.
Friendliness : Sangat baik. Orang-orang Jepang termasuk orang-orang yang sangat memperhatikan sopan santun, jadi ada baiknya Anda mempelajari budaya Jepang sebelum pergi ke sana. Makanlah ramen dengan bersuara keras dan si penjual akan bersenang hati.
Cost (overall): Kurang terjangkau





Korean Traditional Cloth


Korea (Seoul)
Transport : Praktis. Di dalam kota tersedia berbagai jalur MRT dan bus umum yang menjangkau semua tempat.
Safety : Baik.
Cleanliness : Baik.
Hotels : Nyaman. Backpackers hotel walau kecil tapi ada rasa homey.
Culinary : Cukup bervariasi. Tetapi makanan korea kebanyakan rasanya pedas, bumbu masakan rata-rata berwarna merah.
Friendliness : Baik.
Cost (overall): Cukup terjangkau.





Sebuah gereja di Hamburg, Jerman

Jerman (dan beberapa negara di Eropa)
Transport : Sangat praktis. Di Jerman orang-orang sering bepergian dengan menggunakan alat transportasi kereta api. Sistem perkereta-apian di Jerman sudah sangat maju, jalur-jalurnya terjangkau ke seluruh kota-kota besar sampai ke desa-desa. Jadwal kereta api sangat tepat waktu dan praktis. Di dalam kota pun tersedia bus-bus umum atau trem yang menjangkau hampir seluruh tempat.
Safety: Baik. Tingkat keamanan di Jerman termasuk dalam kategori 'baik'. Hanya saja di kota-kota besar seperti Berlin, Munich, Stuttgart sedikit kurang aman, tetapi pada dasarnya baik.
Cleanliness : Sangat baik.
Hotels : Nyaman. Di jerman banyak sekali hotel-hotel untuk backpackers, meskipun harganya cukup murah, tetapi kondisi hotel-hotel tersebut bisa dibilang nyaman.
Culinary : Kurang bervariasi. Makanan di Jerman tidaklah jauh dari sosis, kentang goreng, roti, salad dan steak.
Friendliness : Baik
Cost(overall): Kurang terjangkau